Info Terkini
Rabu, 29 Mei 2024
  • Website berisi tulisan-tulisan Agus S. Saefullah beserta para penulis lainnya
4 Agustus 2022

Jamban dari Masa ke Masa

Kamis, 4 Agustus 2022 Kategori : Qolamunetizen / Sejarah

Hallo sobat literasi…. bagaimana kabarnya? Semoga selalu dalam keadaan sehat ya. Membicarakan tentang istilah Jamban tentu pikiran kita akan langsung tertuju pada suatu aktivitas wajib yang tidak mungkin terlewatkan. yaa…buang hajat, baik itu buang air kecil atau buang air besar.

PENGERTIAN JAMBAN

Berbicara soal jamban tertua, sudah barang tentu tergantung pada bagaimana jamban itu di artikan. kata tersebut diartikan sebagai sebuag lubang kotoran yang dibuang dan diarahkan  menuju selokan, atau lubang yang dijadikan tempat buang air besar dan kecil. Fosil fases Neanderthal yang ditemukan sekitar 50.000 tahun lalu saja belum bisa dikatakan sebagai toilet, dikutip dari Discover magazine yang dijelaskan oleh Jennifer Bates bahwa “kita bisa menganggap hal tesebut sebagai sebuah toilet, namun hal tersbut bukan menjadi tempat khusus manusia pada saat itu untuk buang hajat”.

KURSI JAMBAN KUNO DI MESOPOTAMIA

Orang-orang di Mesopotamia telah membangun jamban sejak 4.500 tahun lalu. mereka membangun jamban dengan menggunakan kursi-kursi di atas lubang pembuangan. selain itu beberapa arkeolog pun menemukan beberapa jamban di kota-kota kuno, Mesopotamia. Kota-kota tersebut seperti Nuzi dan Eshunna mereka membangun jamban dengan menggunakan kursi dan bata yang telah dilapisi aspal anti air, kemudian fases akan jatuh melalui celah terbuka yang sudah ada dan mengalir melalui jaur-jalur pipa yang langsung diarahkan ke pembuangan.

Meskipun penemuan tentang jamban sudah cukup baik, namun masyarakat di Mesopotamia tidak terlalu antusias dengan temuan jamban tersebut. karena seperti dikutip dari majalah Nature yang dijelaskan oleh Augusta McMahon bahwasanya “Jumlah rumah yang memiliki toilet terbilang sangat sedikit, bahkan hanya satu dari lima atau bahkan hanya dua dari lima rumah yang memiliki jamban”. Karena mungkin orang-orang pada masa itu masih lebih memilih menggunakan pispot atau langsung berjongkok di ladang. dari penjelasan ini juga kita dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwasannya penemuan fosil fases Neanderthal itu belum bisa di katakan sebagai toilet, hal tersebut diambil dari pendapat Jennifer Bates yang merupan seorang arkeolog dari Universitas Pennsylvania.

KURSI JAMBAN KUNO DI MOHENJODARO-HARAPPA

Penggalian kota kuno di Mohenjodaro-Harrapa yang dilakukan oleh para arkeolog ternyata menemukan sebuah jamban kuno, yang diprakirakan sudah ada sejaka peradaban lembah sungai Indus dimulai 2500 SM. Masyarakat di Mohenjodaro-Harappa ini membuat jamban dari tanah liat yang dihubungkan ke parit-parit dalam kota. Dan dari penemuan parit inilah yang membuat beberapa orang percaya bahwa salah satu model keloset pertama yang ditemukan di Dunia ada di Mohenjodaro-Harappa.

KURSI JAMBAN KUNO DI ROMAWI

Romawi sudah memulai peradabannya sejak 735 SM, dan sudah mengenal istilah toilet umum. namun pada masa itu toilet umum masih digunakan secara bersama-sama tanpa sebuah sekat pemisah. toilet yang di gambarakan dalam bentuk panjang dan menempel disepanjang tembok ruangan yang lubang pembuangannya berada di bagian tengah. Bahkan sebuah opini pun digambarkan pada toilet saat itu yang sering dijadikan sebuah tempat favorit orang-orang guna menunaikan hajatnya, bahkan selagi mereka menunaikan hajat mereka sering membicaraka beberapa hal terkait dengan persoalan kehidupan, urusan ekonomi bahkan sampai dengan urusan politik pun tidak luput dalam topik pembicaraan ketika mereka sedang menunaikan hajatnya pada jamban yang tak bersekat itu.

Gambar Ilustrasi Jamban umum yang ada di Bentang Romawi Hausesteads
Sumber: toilet-romawi-kuno.jpg (1000×612) (griyasatria.co.id)

Sobat literasi pasti bertanya, bagaimana cara mereka cebok?….ya sudah barang tentu pada masa itu memang belum ditemukan tisu seperti jaman sekarang untuk cebok atau membersihkan bekas hajat. pada ilustrasi gambar di atas, mereka sedang memegang tongkat atau pada masa itu namanya adalah Tersoria. Tersoria merupakan sebuah batang kayu yang dipasangi spon pada ujung bagian kayu, alat ini adalah alat yang digunakan pada saat cebok atau membersihkan diri selepas buang hajat. Tetapi alat tersebut dinilai sangat jorok dan bisa menimbulkan penyakit karena di gunakan secara terus menerus dan tidak mengunakan pembersihan setelahnya.

KURSI JAMBAN KUNO DI EROPA

Pada abad ke-11 kastil-kastil di Eropa memiliki sebuah toilet yang disebut Garderobe. Garderobe dibangun dengan bentuk agak menjorok keluar dan berada di beberapa lantai atas kastil, selain itu dibuatkan juga lubang pembuangan yang diteruskan melalui saluran vertikal menuju tanah atau parit dibawahnya. Garderobe kemudian menimbulkan sebuah masalah, karena sering dijadikan sebagai jalan masuk musuh untuk menyelinap masuk kedalam kastil.

Gambar Ilustrasi Garderobe pada kastil yang ada di Eropa
Sumber: toilet-kastil-2-2.png (636×355) (griyasatria.co.id)

KURSI JAMBAN DI HINDIA-BELANDA

Negara kita Indonesia yang pada saat itu namanya masih Hindia-Belanda baru mengenal jamban pada abad ke-19. Lalu bagaimana masyarakat di Hindia-Belanda bila ingin buang hajat?….ya, mereka melepaskan hajatnya di kali, kolam ikan atau bahkan menggali tanah di pekarangan belakang rumah. Pada masa VOC, yaitu abad ke-19 pun belum dijumpai sebuah toilet atau jamban. hal ini dapat kita buktikan dengan melihat gedung-gedung bekas kantor VOC di abad tersbut beleum ada jamban, bahkan gedung Museum Sejarah DKI Jakarta di jalan Fatahillah 1, yang digunakan sebagai kantor pemerintahan pun tidak di jumpai sebuah jamban.

Lantas bagaimana orang-orang di Batavia menunaikan hajatnya?….ya, mereka menggunakan ember guna menampung hajat mereka. Lalu bila malam tiba mereka akan membuang kotoran tersebut ke sungai, karena sebuah peraturan pemerintah Hindia-Belanda melarang masyarakatnya membuang hajat di sungai pada siang hari karena dianggap akan mencemari sungai-sungai yang ada. Namun karena peraturan yang harus menyimpan fases atau kotoran nya di dalam rumah selama seharian malah menimbulkan berbagai macam penyakit, seperti disentri bahkan sampai malaria.

Setelah abad ke-19 barulah pemerintah Hindia-Belanda memperkenalkan sebuah wc jongkok pada masyarakat. toilet umum yang dibangun pada tahun 1902 ini berada di Lawang Sewu, Semarang. Bahkan toilet umum ini sampai menuai sebuah pujian dari Pangeran Charles dari Inggris.

REFERENSI:

Risa Herdahita Putri.(2021). Peradaban dari Jamban ke Jamban. [Online]. Tersedia: https://historia.id/asal-usul/articles/peradaban-dari-jamban-ke-jamban-D80GQ/page/2. [02 Agustus 2022].

Griya Satria.(2021), Sejarah Toilet dari Masa ke Masa    Dari yang bikin shock sampai yang WoW !!. [Online]. Tersedia: https://www.griyasatria.co.id/sejarah-toilet-dari-masa-ke-masa/ . [02 Agustus 2022].

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar

 

BUKU-BUKU

TULISAN AGUS S. SAEFULLAH
DAN KAWAN-KAWAN

Diterbitkan :
Hafidz Qur’an 4,5 tahun
“Tabarak seorang anak yang lahir pada tanggal 22 Februari 2003 dinyatakan lulus oleh penguji dari..
Diterbitkan :
Ulama Gila Baca
“Imam Nawawi dalam sehari mampu membaca 12 buku pelajaran di hadapan guru-gurunya” Kesaksian Abu Hasan..

Agenda Terdekat

Trik menjadi seorang penulis adalah menulis, lalu menulis dan terus menulis.

Galeri Pelatihan

Ahlan wa Sahlan

0 0 4 4 7 4
Total views : 10208
Salam Silaturahmi