Buku Masjid dan Pesantren sebagai Titik Nol Era Kebangkitan Spiritual mengangkat kegelisahan atas menjauhnya umat dari nilai-nilai spiritual di tengah arus modernitas, sekaligus menawarkan harapan akan lahirnya kembali kebangkitan.." />Buku Masjid dan Pesantren sebagai Titik Nol Era Kebangkitan Spiritual mengangkat kegelisahan atas menjauhnya umat dari nilai-nilai spiritual di tengah arus modernitas, sekaligus menawarkan harapan akan lahirnya kembali kebangkitan.." />Buku Masjid dan Pesantren sebagai Titik Nol Era Kebangkitan Spiritual mengangkat kegelisahan atas menjauhnya umat dari nilai-nilai spiritual di tengah arus modernitas, sekaligus menawarkan harapan akan lahirnya kembali kebangkitan.." />Masjid dan Pesantren sebagai Titik Nol Era Kebangkitan Spiritual – Literasi untuk Bertumbuh
Info Terkini
Kamis, 22 Jan 2026
  • Website berisi tulisan-tulisan Agus S. Saefullah beserta para penulis lainnya
14 Januari 2026

Masjid dan Pesantren sebagai Titik Nol Era Kebangkitan Spiritual

Rabu, 14 Januari 2026 Kategori :

Rp120.000

Judul : Masjid dan Pesantren sebagai Titik Nol Era Kebangkitan Spiritual
Penulis: Dr. Dian Sukmara, M.Pd.
ISBN : Dalam Antrian
Tahun Terbit: 2026
Cetakan: Pertama
Isi: Bookpaper 134 halaman
Cover: Softcover
Penerbit: CV. Rumah Literasi Publishing

Sinopsis Buku:

Buku Masjid dan Pesantren sebagai Titik Nol Era Kebangkitan Spiritual mengangkat kegelisahan atas menjauhnya umat dari nilai-nilai spiritual di tengah arus modernitas, sekaligus menawarkan harapan akan lahirnya kembali kebangkitan peradaban Islam. Masjid dan pesantren dipahami sebagai “titik nol” — fondasi awal untuk menata arah baru kehidupan umat yang berakar pada iman, ilmu, dan kesadaran ruhani.
Melalui refleksi historis, teologis, dan sosial, buku ini menegaskan bahwa kebangkitan sejati tidak semata bersifat politik atau ekonomi, melainkan berawal dari kebangkitan spiritual yang menata ulang hubungan manusia dengan Allah, sesama, dan lingkungan. Dengan pendekatan reflektif dan aplikatif, buku ini mengajak masjid dan pesantren kembali berperan sebagai pusat pencerahan dan transformasi peradaban.

Stok 100

Kategori:

Tulisan Lainnya

BUKU-BUKU

TULISAN AGUS S. SAEFULLAH
DAN KAWAN-KAWAN

Diterbitkan :
Hafidz Qur’an 4,5 tahun
“Tabarak seorang anak yang lahir pada tanggal 22 Februari 2003 dinyatakan lulus oleh penguji dari..
Diterbitkan :
Ulama Gila Baca
“Imam Nawawi dalam sehari mampu membaca 12 buku pelajaran di hadapan guru-gurunya” Kesaksian Abu Hasan..

    Agenda Terdekat

    Trik menjadi seorang penulis adalah menulis, lalu menulis dan terus menulis.

    Galeri Pelatihan

    Ahlan wa Sahlan

    0 0 8 5 6 6
    Total views : 16821
    Salam Silaturahmi