Buku Jejak Pemikiran di Ruang Publik ini merupakan kumpulan tulisan dan catatan reflektif yang sebelumnya dipublikasikan di berbagai media nasional maupun lokal serta sejumlah.." />Buku Jejak Pemikiran di Ruang Publik ini merupakan kumpulan tulisan dan catatan reflektif yang sebelumnya dipublikasikan di berbagai media nasional maupun lokal serta sejumlah.." />Buku Jejak Pemikiran di Ruang Publik ini merupakan kumpulan tulisan dan catatan reflektif yang sebelumnya dipublikasikan di berbagai media nasional maupun lokal serta sejumlah.." />
Rp100.000
Judul : Jejak Pemikiran di Ruang Publik : Refleksi atas Negara, Agama dan Masyarakat
Penulis: Dr. H. Yana Karyana, S.H., M.H
ISBN : Dalam Antrian
Tahun Terbit: 2026
Cetakan: Pertama
Isi: Bookpaper 190 halaman
Cover: Softcover
Penerbit: CV. Rumah Literasi Publishing
Sinopsis Buku:
Buku Jejak Pemikiran di Ruang Publik ini merupakan kumpulan tulisan dan catatan reflektif yang sebelumnya dipublikasikan di berbagai media nasional maupun lokal serta sejumlah media daerah lainnya. Keragaman medium publikasi tersebut mencerminkan kenyataan bahwa ruang publik tidaklah tunggal. Ia adalah lanskap yang majemuk-tempat gagasan beredar, diuji, disalahpahami, diperdebatkan, bahkan dipertentangkan-sesuai dengan latar, pengalaman, dan horizon pembaca yang beragam.
Tulisan-tulisan dalam buku ini tidak disusun dalam kerangka akademik sebagaimana lazimnya karya ilmiah yang menuntut metodologi ketat dan perangkat rujukan formal. Ia lahir sebagai tulisan lepas, yang dibangun secara reaktif terhadap peristiwa, polemik, dan dinamika sosial-politik yang muncul di ruang publik. Meski demikian, setiap tulisan tetap berusaha berpijak pada nalar yang bertanggung jawab, dengan menyerap dan berdialog secara implisit dengan sejumlah pandangan teoretis sebagai penguat argumentasi, tanpa kehilangan wataknya sebagai esai publik.
Buku ini dirangkum bukan semata sebagai dokumentasi arsip tulisan, melainkan sebagai upaya menghadirkan kembali jejak keterlibatan penulis dalam membaca dan merespons persoalan-persoalan publik. Isu politik, hukum, pendidikan, lingkungan, pesantren, serta relasi agama dan masyarakat disajikan sebagai medan refleksi-bukan untuk menawarkan kesimpulan final, melainkan untuk membuka ruang perenungan, percakapan, dan pertukaran nalar.
Stok 98